Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Februari 2014

Beberapa alsan saya belajar bahasa inggris

Ada banyak alasan yang mungkin kita dengar dalam bahasa inggris, dan mungkin kita juga mempunyai alasan yang berbeda beda.
Alasan saya belajar bahasa inggris karna tunangan saya tinggal di New York. Jadi saya harus bisa bahasa inggris, xixi

Eh maaf maaf bukan itu alasan sebenarnya, Jadi alasan saya dalam belajar bahasa inggris adalah :


1. Saya ingin mendapatkan nilai yang bagus dalam tes Bahasa Inggris dan          ingin meningkatkan nilai rapor sekolah saya.

2. Saya ingin memahami film dan program TV berbahasa Inggris tanpa melihat     terjemahan subtitle berbahasa Indonesia

3. Saya ingin masuk sekolah/universitas pilihan saya

4. Saya ingin bisa membaca buku dan majalah berbahasa Inggris dengan             mudah

5. Saya ingin belajar di sekolah/universitas luar negeri jika saya memiliki           kesempatan

6. Saya ingin berteman dengan orang yang hidup di luar negeri dengan saling       bertukar surat dan e-mail

7. Saya ingin mendapatkan pekerjaan yang enak dengan gaji yang “sesuai”         dan kondisi kerja yang baik

8. Saya ingin bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris secara bebas dengan       orang-orang dari negara-negara yang berbeda

9. Saya ingin mendapatkan pekerjaan yang bisa memanfaatkan Bahasa Inggris     yang saya miliki

10. Saya ingin mempelajari gaya hidup dan adat istiadat di luar negeri seperti      Inggris dan Amerika

11. Saya ingin bekerja di organisasi internasional atau perusahaan global

12. Saya ingin mengetahui bagaimana gambaran Bahasa Inggris 
     mempengaruhi cara pandang orang-orang yang berbicara dengan Bahasa        Inggris

Contoh kata pengantar karya tulis bahasa indonesia

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufik,hidayah,dan hinayahnya sehingga kita semua masih dapat beraktivitas sebagaimana biasanya termasuk juga dengan penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan Karya tulis Bahasa Indonesia yang berjudul “MANFAAT INDUSTRI GULA MERAH BAGI MASYARAKAT KALIBARU MANIS”.

Karya tulis ini berisikan tentang berbagai manfaat indutri gula merah yang ada di desa kalibarumanis bagi masyarakat sekitarnya, yang disajikan dalam bentuk makalah.

Karya tulis ini disusun agar para pembaca dapat mengetahui tentang apa saja manfaat industry gula merah bagi masyarakat sekitarnya yang kami sajikan dalam sebuah susunan makalah yang ringkas,mudah dibaca dan mudah dipahami.

Penulis juga mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan satu kelas dan bapak / ibu guru yang telah membimbing penulis agar penulis dapat membuat karya tulis sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku sehingga menjadi sebuah karya tulis yang baik dan benar.


Semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Penulis sadar bahwa dalam karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan, Hal itu di karenakan keterbatasan kemampuan dan pengetahuan penulis. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Akhir kata, memohon maaf apabila dalam penulisan karya tulis ini terdapat banyak kesalahan
. 

Sabtu, 08 Februari 2014

Apa itu 'Galau' ?


Galau adalah sejenis binatang buas yang terkadang sering menyerang manusia, semua manusia juga tidak akan luput dari kegalauan :D
Haha bercanda bray, xixi.
Ingin tau apa arti galau sebenarnya ? langsung aja yuk dibaca :)

Definisi GALAU
Tentu banyak yang menyimpan definisi pribadi tentang kata “galau”. Perputaran topik perbincangan masalah satu ini di media-media sosial sangatlah cair dan riuh. Dari sekadar curahan hati di linimasa hingga tulisan puitis berbentuk prosa, banyak orang mendefinisikan “galau” sebagai sebuah bentuk perasaan yang kurang nyaman, sedih, gelisah, menyesal, bingung, dan sebagainya. Tapi, apa definisi sebenarnya kata “galau”?
Nah, satu-satunya cara yang bisa kita tempuh untuk mematenkan keyakinan adalah dengan mencari kata “galau” di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Perhatikan definisi galau berikut:
ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);
ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau
Nah, dari bahan referensi di atas, bisa kita simpulkan sementara bahwa pada kenyataannya, “galau” lebih dekat artinya dengan kegiatan beramai-ramai, atau dalam kamus disebut “sibuk beramai-ramai”. Galau digolongkan sebagai adjektiva, artinya kata sifat yang biasanya ikut pada sebuah subjek berupa nomina. Sedangkan, satu-satunya pengertian yang menyangkut kondisi psikologis, adalah keadaan “kacau tidak keruan” yang lebih tepat dirujuk kepada keadaan pikiran.
Secara bahasa, memang tidak salah jika “galau” disejajarkan artinya dengan keadaan mental sementara yang tidak tenang, sedih, dan sebagainya seperti selama ini kita dengar dari banyak media. Hanya saja, pemekaran arti lain yang dalam kamus lebih diutamakan, bisa dipahami sebagai bagian dari pemaknaan kata.
Takutnya, di suatu saat kita sedang “sibuk beramai-ramai”, lantas berucap, “Aku sedang galau,” lalu orang-orang menertawakan kita. Semata-mata karena di pikiran mereka galau itu adalah kesedihan yang mendalam dan membingungkan.
Bahasa Indonesia termasuk rumpun bahasa yang dianggap masih “miskin” dalam perbendaharaan kata. J.S. Badudu pernah menuliskan bahwa kosakata Bahasa Indonesia hanya sekitar 77.000, kalah jauh dengan bahasa negara-negara tetangga yang rata-rata jumlahnya enam digit. Itulah mengapa, proses asimilasi makna kata dan penyerapan dari  kata-kata bahasa asing masih dilakukan guna memperkaya Bahasa Indonesia.
Tak terkecuali “galau” ini, kata-kata yang termasuk golongan kata-kata “baru” perlu dijelaskan secara tepat dan definitif kepada publik. Mulai dari makna sebenarnya, hingga ke makna-makna turunan. Akan sangat disayangkan jika nantinya kata baru dikenal tersebut kemudian menjadi istilah yang digunakan di banyak bidang, termasuk bisnis periklanan, dalam kapasitasnya sebagai istilah publik yang definitif-relatif, bisa diartikan apa saja oleh siapa saja. Padahal, kita masih punya KBBI sebagai panduan penentuan arti kata.
Sayang sekali kalangan bisnis kita saat ini hanya latah menggunakan kata-kata baru yang terlanjur populer. Patut diakui belum banyak di antara kita yang dengan sadar mencari kamus begitu muncul kata-kata baru yang terkenal di media-media sosial. Sifat ikut tren popular yang seharusnya menjadi jembatan bagi publik untuk mengakses ilmu-ilmu pasti seperti bahasa justru terkesampingkan oleh keriuhan perbincangan sementara.
“Galau” tetaplah diartikan sebagai sedih, gelisah, bingung, bimbang, dan sebagainya, tidak masalah. Asalkan publik jadi lebih tahu, bahwa secara definitif, galau itu artinya “sibuk beramai-ramai”. :)